RFID: Alat Pemindai Konsumsi BBM Bersubsidi

Penilaian:  / 0
TerburukTerbaik 

RFID kependekan dari Radio Frequency Identification atau diterjemahkan sebagai Identifikasi Frekuensi Radio, merupakan sebuah metode identifikasi dengan menggunakan sarana yang disebut label RFID atau transponder untuk menyimpan dan mengambil data jarak jauh. Label atau kartu RFID adalah sebuah benda yang bisa dipasang atau dimasukkan di dalam sebuah produk, hewan atau bahkan manusia dengan tujuan untuk identifikasi menggunakan gelombang radio. Label RFID berisi informasi yang disimpan secara elektronik dan dapat dibaca hingga beberapa meter jauhnya. Sistem pembaca RFID tidak memerlukan kontak langsung seperti sistem pembaca kode batang (barcode).

Label RFID terdiri atas mikrochip silikon dan antena. Beberapa ukuran label RFID dapat mendekati ukuran sekecil butir beras. Label yang pasif tidak membutuhkan sumber tenaga, sedangkan label yang aktif membutuhkan sumber tenaga untuk dapat berfungsi.

Ada tiga jenis label RFID: label RFID aktif, label RFID pasif, dan label RFID semi-pasif.

  1. Label RFID aktif. Jenis ini bentuk fisiknya lebih besar dan harganya pun lebih mahal untuk diproduksi karena memerlukan sumber listrik. Label RFID aktif memancarkan sinyalnya ke pembaca label dan biasanya lebih baik dan akurat daripada label RFID pasif. Label RFID aktif memiliki sinyal lebih kuat sehingga dapat digunakan pemakaiannya di lingkungan yang sulit terjangkau seperti di bawah air, atau dari jauh untuk mengirimkan data.
  2. Label Pasif RFID tidak membutuhkan pasokan listrik internal dan bergantung pada pembaca RFID untuk mengirimkan data. Sebuah arus listrik kecil diterima melalui gelombang radio oleh antena RFID dan daya CMOS hanya cukup untuk mengirimkan tanggapan. Label Pasif RFID lebih cocok untuk lingkungan pergudangan di mana tidak ada banyak gangguan dan jarak yang relatif pendek (biasanya berkisar dari beberapa inci sampai beberapa meter). Karena tidak ada sumber daya internal, label pasif RFID lebih kecil bentuknya dan lebih murah untuk diproduksi.
  3. Label Semi-pasif RFID mirip dengan label RFID aktif. Label semi-pasif RFID memiliki sumber daya internal, tetapi tidak memancarkan sinyal sampai pembaca RFID mentransmisikannya terlebih dahulu.

    
Sehubungan dengan adanya RFID yang digunakan untuk alat deteksi konsumsi BBM bersubsidi, PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) menegaskan bahwa pemasangan RFID adalah bagian dari program pemerintah, yang berupa Sistem Monitoring dan Pengendalian Bahan Bakar Minyak (SMPBBM). Program pemerintah tersebut tidak dipungut biaya sama sekali atau gratis.

"Biaya pemasangan RFID pada kendaraan roda empat dan lebih adalah Rp0 alias gratis

Pesan